POSMABA.COM – Relawan Ikatan Sosial Masyarakat Benyawakan (ISMABA) menghadapi kendala dalam memberikan pelayanan transportasi bagi warga yang membutuhkan bantuan untuk berobat ke rumah sakit pada Rabu, 26 Agustus 2026. Dalam satu hari, tercatat lima warga mengajukan permohonan bantuan Mobil Siaga ISMABA, dengan jadwal keberangkatan yang sebagian berlangsung hampir bersamaan.
Kondisi paling sulit terjadi pada pagi hari. Tiga pasien membutuhkan layanan antar ke rumah sakit pada waktu yang sama, yakni pukul 07.00 WIB.
Ibu Atikah, warga Benyawakan, meminta bantuan untuk diantar menuju RS Sari Asih Sangiang. Pada waktu yang bersamaan, Ibu Sarni, warga Benyawakan RT 05, juga membutuhkan bantuan untuk diantar ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, Ibu Masitoh, warga Benyawakan RT 02, membutuhkan transportasi menuju RSUD Balaraja, Tangerang, pada waktu yang sama.
Selain tiga permintaan tersebut, terdapat dua warga lainnya yang juga mengajukan bantuan transportasi kesehatan. Amirah, warga Benyawakan RT 05, dijadwalkan membutuhkan bantuan untuk diantar ke RS Sari Asih pada pukul 10.00 WIB. Kemudian Saudara Rifki, warga Benyawakan RT 02, meminta bantuan transportasi menuju Klinik Dadap, Tangerang, pada pukul 14.00 WIB.
Namun, hingga saat ini Mobil Siaga ISMABA baru memiliki satu unit kendaraan yang digunakan untuk melayani berbagai kebutuhan transportasi warga.
Ketua ISMABA, M. Syamhudi, kemudian berupaya mencari solusi dengan meminta bantuan kendaraan Mobil Siaga Desa Klebet. Namun, berdasarkan informasi yang diterima, Mobil Siaga Desa Klebet juga telah memiliki jadwal perjalanan untuk mengantar warga menuju RS Dharmais, Jakarta.
Kondisi tersebut membuat para relawan ISMABA harus berupaya mencari solusi terbaik agar seluruh pasien tetap dapat memperoleh bantuan transportasi dan mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan mereka.
Hingga berita ini dimuat, belum tersedia tambahan kendaraan Mobil Siaga yang dapat digunakan untuk membantu melayani lima pasien tersebut.
Situasi ini menjadi gambaran nyata tingginya kebutuhan masyarakat terhadap keberadaan layanan Mobil Siaga ISMABA. Seiring dengan meningkatnya permintaan bantuan transportasi kesehatan dari warga, penambahan armada menjadi kebutuhan penting agar pelayanan sosial dapat berjalan lebih maksimal dan warga yang membutuhkan bantuan dapat terlayani dengan baik.
Keterbatasan satu unit kendaraan saat menghadapi beberapa permintaan dalam waktu yang bersamaan menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan sosial ini semakin besar. Karena itu, dukungan dan penambahan armada menjadi salah satu hal yang sangat dibutuhkan untuk memperkuat pelayanan Mobil Siaga ISMABA ke depannya.

