Para donatur tersebut datang dari berbagai latar belakang, mulai dari relawan ISMABA, warga Benyawakan, hingga para donatur yang berada di luar daerah bahkan luar negeri yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.
Ketua Bidang Sosial Kemasyarakatan ISMABA menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dimiliki oleh ISMABA, saat ini terdapat sekitar 43 anak yatim yang direncanakan akan menerima santunan pada tahun ini.
“Insya Allah jumlah anak yatim yang akan menerima santunan tahun ini sebanyak 43 anak sesuai dengan database yang dimiliki ISMABA. Namun jumlah tersebut masih memungkinkan untuk bertambah ataupun berkurang setelah proses validasi akhir dilakukan,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa total donasi yang telah terkumpul hingga saat ini diperkirakan masih akan terus bertambah hingga mendekati hari pelaksanaan kegiatan.
“Insya Allah dana yang terkumpul masih bisa bertambah sampai hari pelaksanaan, karena masih ada masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” tambahnya.
Kegiatan santunan yatim tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada Minggu, 15 Maret 2026. Pelaksanaannya akan menggunakan metode yang sama seperti tahun sebelumnya, yaitu dengan mengunjungi langsung rumah anak-anak yatim secara berkeliling bersama relawan dan warga.
Metode tersebut dipilih agar bantuan dapat diserahkan secara langsung sekaligus menjadi sarana mempererat rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Bagi warga Benyawakan maupun masyarakat umum yang ingin turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, dapat menghubungi Ketua Bidang Sosial Kemasyarakatan, relawan ISMABA lainnya, atau menyalurkan donasi melalui QRIS ISMABA yang telah disediakan.
Program santunan yatim ini merupakan kegiatan sosial rutin yang diselenggarakan oleh Ikatan Sosial Masyarakat Benyawakan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim di lingkungan masyarakat, khususnya dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.