POSMABA.COM – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Pramuka di Tangerang. Sosok Kak Herman, yang dikenal sebagai legenda Pramuka lintas generasi, dikabarkan meninggal dunia akibat dugaan tabrak lari di wilayah Bitung, Tangerang, pada Minggu dini hari (07/06/2026).
Kepergian Kak Herman meninggalkan duka mendalam bagi banyak kalangan, khususnya para anggota Pramuka generasi 80-an hingga sekarang. Namanya begitu dikenal karena hampir selalu hadir dalam berbagai kegiatan Pramuka di wilayah Tangerang, mulai dari perkemahan, pelantikan, hingga kegiatan pembinaan generasi muda.
Bagi banyak anggota Pramuka, Kak Herman bukan sekadar pembina atau senior, melainkan sosok penuh semangat yang menjadi inspirasi lintas generasi. Kehadirannya yang sederhana namun penuh dedikasi membuat dirinya begitu melekat di hati para Pramuka.
“Kalau anak Pramuka angkatan 80-an sampai sekarang, pasti kenal sosok Kak Herman. Beliau hampir selalu ada di setiap kegiatan,” ungkap salah satu rekan Pramuka.
Semasa hidupnya, Kak Herman dikenal aktif membimbing dan memberikan motivasi kepada para anggota Pramuka muda. Salah satu momen yang kini kembali dikenang adalah saat dirinya hadir dalam podcast bersama Reza, Pramuka tingkat Laksana SMKI Yapsi Al Amir, pada acara pelantikan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Bantara Yapsi Al Amir tanggal 30 Januari 2025.
Video podcast tersebut kini ramai dibagikan di media sosial sebagai bentuk penghormatan dan kenangan terakhir terhadap sosok yang dianggap telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Pramuka Tangerang.
Kepergian Kak Herman menjadi kehilangan besar bagi dunia Pramuka. Banyak pihak berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap dugaan tabrak lari yang menyebabkan meninggalnya sosok yang dikenal penuh pengabdian tersebut.
Selamat jalan, Kak Herman. Semangat dan dedikasimu akan selalu hidup dalam kenangan para Pramuka lintas generasi.
