Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Dulu Dijuluki Kampung Santri, Kini Judi Merpati di Benyawakan Jadi Sorotan Aparat

Admin
15 Feb 2021, 00:26 WIB Last Updated 2026-06-12T16:22:22Z
Dok/posmaba


POSMABA.COM - Aktivitas perjudian burung merpati yang disebut berlangsung terbuka di wilayah RT 06/07 Kampung Benyawakan, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan aparat dan warga sekitar.


Aparat menyayangkan sikap sebagian masyarakat yang dinilai terkesan apatis terhadap dugaan praktik perjudian tersebut. Padahal, Kampung Benyawakan selama ini dikenal sebagai kampung santri yang memiliki nuansa religius cukup kuat.


“Dulu masyarakat di sini dikenal kental dengan kegiatan keagamaannya. Sekarang warga seperti membiarkan praktik itu berlangsung setiap hari,” ungkap salah satu sumber.


Menurutnya, praktik perjudian merpati tersebut diduga dilakukan secara terang-terangan dan sudah berlangsung cukup lama. Kondisi itu memicu keprihatinan karena dinilai bertentangan dengan norma hukum maupun nilai sosial di lingkungan masyarakat.


Aparat juga mengingatkan bahwa segala bentuk perjudian merupakan pelanggaran hukum. Masyarakat diminta tidak diam apabila mengetahui adanya aktivitas yang meresahkan lingkungan dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang ataupun aparat desa.


Di sisi lain, seorang warga Benyawakan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa lokasi yang digunakan untuk kegiatan tersebut disebut-sebut merupakan tanah wakaf pemakaman warga Pajang.


“Tanah yang dipakai itu informasinya tanah wakaf kuburan warga Pajang,” ujarnya, Minggu (14/02/2021).


Aparat pun menegaskan, apabila aktivitas perjudian merpati tersebut tidak segera dihentikan, maka akan dilakukan tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Iklan

iklan