Viral! Warga Benyawakan Bongkar Dugaan Santunan Yatim ‘Dikantongi’, PLTU 3 Banten Diminta Turun Tangan - POSMABA.COM

Senin, 09 Maret 2026

Viral! Warga Benyawakan Bongkar Dugaan Santunan Yatim ‘Dikantongi’, PLTU 3 Banten Diminta Turun Tangan

Foto/internet

POSMABA.COM - Sejumlah warga Benyawakan, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang mengeluhkan dugaan tidak sampainya santunan anak yatim dari PLTU 3 Banten kepada penerima yang berhak. Keluhan tersebut mencuat setelah beredar unggahan di media sosial Facebook tertanggal 27 Februari 2026.

Dalam unggahan tersebut, seorang warganet menuliskan keluhan yang cukup keras terkait pembagian santunan yatim. Ia menuding adanya dugaan praktik tidak transparan dalam penyaluran santunan.

Bawa-bawa anak kecil untuk santunan, pas amplopnya malah dikantongin sendiri. Alasannya biar tidak kebagian, alasan klasik karena pada ngomong itu mah tiap tahunnya amplopnya dikantongin,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Unggahan itu pun memicu perbincangan warga di media sosial dan menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat sekitar.

Tak hanya di media sosial, keluhan serupa juga disampaikan oleh beberapa warga Benyawakan RT 04 berinisial ML. Mereka mengaku mendengar langsung dari orangtua anak-anak yatim yang dibawa untuk mengikuti kegiatan santunan, namun amplop bantuan yang seharusnya diberikan kepada mereka diduga justru tidak sampai kepada anak-anak tersebut.

“Anak yatimnya dibawa, tapi setelah itu amplop santunannya tidak diberikan lagi. Katanya setiap tahun kejadian seperti ini terus,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Menurut warga, kondisi ini sudah menjadi perbincangan di masyarakat karena disebut-sebut bukan baru terjadi sekali saja. Beberapa warga bahkan menyebut dugaan praktik tersebut sudah terjadi setiap tahun.

Selain itu, beredar pula rumor di tengah masyarakat bahwa bingkisan santunan anak yatim yang sebelumnya telah dikirim oleh pihak PLTU 3 Banten diduga belum seluruhnya diberikan kepada pihak yang berhak menerima.

Atas kondisi ini, warga Benyawakan berharap pihak PLTU 3 Banten dapat segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta menelusuri kemungkinan adanya oknum yang bermain dalam proses penyaluran santunan tersebut.

Masyarakat berharap proses penyaluran bantuan sosial, khususnya bagi anak yatim, dapat dilakukan secara lebih transparan dan tertib agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak menerimanya.

“Harapan warga sederhana, semoga pihak PLTU bisa mengecek langsung ke lapangan dan menelusuri kalau memang ada oknum yang bermain, supaya ke depan pembagian santunan bisa lebih baik dan rapi,” ungkap salah seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLTU 3 Banten terkait keluhan warga tersebut. Warga berharap persoalan ini segera mendapat perhatian agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di masyarakat.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda