POSMABA.COM - Aksi unik sekaligus sindiran keras dilakukan puluhan pemuda Kampung Benyawakan, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Sabtu (13/02/2021). Mereka ramai-ramai menanam pohon di tengah jalan utama kampung yang mengalami kerusakan parah.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang disebut sudah bertahun-tahun rusak namun belum juga mendapat perbaikan. Lubang besar dan jalan yang sulit dilintasi dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat malam hari dan musim hujan.
Para pemuda berharap aksi itu bisa membuka perhatian pemerintah agar segera melakukan perbaikan sebelum menimbulkan korban kecelakaan lalu lintas.
“Kami khawatir kalau terus dibiarkan bisa membahayakan warga yang melintas,” ungkap salah satu pemuda di lokasi aksi.
Video dan foto aksi penanaman pohon di tengah jalan itu pun ramai beredar di media sosial hingga menjadi perbincangan warga. Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Klebet, Aang Holid, akhirnya buka suara.
Aang Holid tidak membantah bahwa kondisi jalan di Kampung Benyawakan memang sudah lama mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan serius.
“Memang benar jalannya sudah rusak cukup lama,” ujarnya.
Meski demikian, ia menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut sudah masuk dalam rencana pembangunan desa dan informasinya akan mulai direalisasikan pada tahun ini.
Pernyataan itu diharapkan dapat menjawab keresahan warga sekaligus menjadi angin segar bagi masyarakat Benyawakan yang selama ini menanti perbaikan akses jalan utama di wilayah mereka.

